29 Februari 2008

INFO BERMANFAAT

Saya memperolehnya dari teman blog, saya sampaikan info berikut. Semoga Bermanfaat!

1.Nomor darurat.
Nomor darurat untuk telepon genggam adalah 112. Jika anda sedang di daerah
yang tidak menerima sinyal HP dan perlu memanggil pertolongan, silahkan
tekan 112, dan HP akan mencari network yang ada untuk menyambungkan nomor
darurat bagi anda, dan yang menarik,nomor 112 dapat ditekan biarpun keypad
dilock. Cobalah..!

2.Kunci mobil Anda ketinggalan di dalam mobil?
Anda memakai kunci remote?Kalau kunci anda ketinggalan dalam mobil dan
remote cadangannya di rumah, tinggal telpon orang rumah dengan HP, lalu
dekatkan HP anda kurang lebih 30cm dari mobil, dan minta orang rumah untuk
menekan tombol pembuka pada remote cadangan yang ada dirumah (waktu menekan
tombol pembuka remote, minta orang rumah mendekatkan remotenya ke telepon
yang dipakainya)

3.Baterai cadangan tersembunyi
Kalau baterai anda hampir habis, padahal anda sedang menunggu telpon
penting, dan telpon anda dibuat olehNOKIA, silahkan tekan *3370#, maka
telpon anda otomatis restart dan baterai akan bertambah 50%.
Baterai cadangan ini akan terisi waktu anda mencharge HP anda.

4.Tips untuk men-cek keabsahan mobil/motor anda ( Jakarta area only)
Ketik :contoh metro b86301o (merah no polisi anda) Kirim ke 1717, nanti
akan ada balasan darikepolisian mengenai data2kendaraan anda, tips ini juga
berguna untukmengetahui data2 mobil bekasyang hendak anda beli/incar.

5.Jika anda sedang terancam jiwanya karena dirampok/ditodong seseorang
untuk mengeluarkan uang dari atm,maka anda bisa minta pertolongan diam2
dengan memberikan nomor pin secara terbalik,misal no asli pin anda 1254
input 4521 di atm maka mesin akan mengeluarkan uang anda juga tanda bahaya
ke kantor polisi tanpa diketahui pencuri tsb. Fasilitas ini tersedia di
seluruh atm tapi hanya sedikit orang yang tahu tolong kasih tahu info
kepada yang lain.
(prj)

26 Februari 2008

PENCETAKAN BUKU AJAR TEKNIK SIPIL



Usaha pencetakan buku ajar untuk mahasiswa Teknik Sipil PNJ segera akan terwujud. Penawaran penerbitan Buku Ajar oleh PT Integrate Quality (IQ) beberapa waktu yang lalu ternyata tidak bertepuk sebelah tangan. Melalui kerjasama Jurusan Teknik Sipil PNJ dan PT IQ telah ditandatangani Nota kesepahaman (Memorandum of Understanding =MoU) pencetakan buku ajar Pengantar AMDAL. Penulis buku ini Ir. Budi Damianto MSi dan Ir. Wahyuni Susilowati MSi. Pak Budi Damianto yang juga Ketua Jurusan Sipil mengawali kerjasama dua pihak ini dengan harapan akan disusul oleh pengajar lain. Peristiwa ini merupakan momen penting agar mahasiswa mempunyai buku pegangan sesuai dengan silabus dan SAP (Satuan Acara Perkuliahan). Sebelumnya memang telah diterbitkan buku ajar oleh PT IQ yaitu untuk Mata Kuliah Gambar Teknik I (seri Geometri dan Proyeksi) oleh Ir. Kusumo Dradjad MSi. dan I. Pratomojati. Juga Mata Kuliah Kerja Proyek Pelaksanaan, Manajemen Konstruksi I oleh penulis yang sama. Penyusunan Buku Ajar untuk mahasiswa merupakan hal yang perlu ditindaklanjuti dan penting, mengingat Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti) pun mengharuskan Dosen untuk menulis Buku Ajar.
(prj)


18 Februari 2008

HASIL RAPAT JURUSAN TEKNIK SIPIL



Rapat Evaluasi Jurusan Teknik Sipil PNJ diadakan tanggal 21 Februari 2008 jam 9.15 sampai jam 11.30 Di Ruang rapat Gedung Q. Ketua Jurusan dalam sambutannya memuji kehadiran pengajar yang cukup banyak, 51 pengajar hadir. Beberapa izin karena sakit. Lebih lanjut pak Budi demikian panggilan akrabnya menjelaskan bahwa ke depan akan ada Sertifikasi Dosen, juga ada tawaran kuliah S2/S3 ke luar negeri. Keberadaan http://beritasipilpnj.blogspot.com juga disebut-sebut Kajur Sipil. Beliau meminta para pengajar memanfaatkan dan sering mengunjungi blog Sipil yang dikelola oleh Bapak I. Pratomojati ini untuk mengetahui berita dan informasi seputar Jurusan Teknik Sipil PNJ.
Dalam rapat yang biasanya didahului dengan evaluasi kelulusan, rapat kali ini dibalik diskusi dulu. Hal ini karena ada hal urgen yang perlu diketahui banyak pihak, yaitu masalah Pemilihan Direktur. Oleh pak Agung Budi Broto selaku panitia Pemilihan Direktur dijelaskan bahwa panitia telah bertemu dengan pihak Dikti membahas kelanjutan hasil pemilihan direktur PNJ yang terkatung-katung beberapa bulan. Hal tersebut karena adanya kelemahan peraturan dan statuta PNJ. Untuk itu Dikti meminta PNJ untuk memperbaiki usulan penetapan calon direktur, untuk selanjutnya diproses oleh Dikti. Peserta rapat umumnya berharap Direktur baru segera dilantik sehingga PNJ akan mempunyai Direktur yang membawa PNJ menjadi yang lebih baik.
Hal yang menarik lainnya adalah masalah akan adanya pemilihan calon ketua jurusan Teknik Sipil enam bulan ke depan. Banyak usulan yang disampaikan, termasuk adanya wacana bahwa ketua jurusan mendatang sebaiknya dari yang muda atau yunior. Yang senior dihimbau tahu diri. Dari usulan ini, lalu marak sebutan Dosen Senior dan Yunior. Usulan lain menyebutkan perlunya calon kajur mempunyai program yang jelas untuk memajukan jurusan sipil.
Masalah kelulusan mahasiswa Semester ganjil tahun 2007/2008 ini ada kemajuan khususnya nilai IP yang dicapai mahasiswa. Banyak mahasiswa tiap kelas kini mendapat IP tertinggi lebih dari 3,5. Ini menggembirakan karena selama ini Jurusan Sipil terkenal “pelit” dalam hal nilai, sehingga kalau wisuda jarang predikat cum laude diraih oleh mahasiswa Sipil. Tidak demikian dengan Wisuda akhir 2007 yang lalu, ada alumni Sipil yang mendapat nilai tertinggi, demikian disampaikan Bapak Agus Murdiyoto dalam salah satu masukan rapat.
Semester ini masih ada mahasiswa yang tidak lulus, yang harus mengulang setahun lagi. Ada juga yang lulus percobaan, yang harus belajar giat untuk dapat lulus di semester mendatang.
Pembagian marksheet/ daftar nilai rencananya akan dilaksanakan Senin, 25 Februari 2008 jam 10.00 ke atas!
(prj)


04 Februari 2008

PERUBAHAN NAMA PROGRAM STUDI?

Sudah membaca SK Dirjen Dikti No. 163 ttg 27 Nov 2007 tentang Penataan dan Kodifikasi PS PT? Terbitnya SK tersebut sedikit banyak akan mengubah nama program studi di Jurusan Teknik Sipil PNJ dan juga jurusan-jurusan lain. Sebut saja Konstruksi Bangunan Gedung-DIII, nantinya harus disesuaikan menjadi Teknik Konstruksi Gedung. Namun terbuka pengembangan program studi Konstruksi Sipil menjadi 4 PS. (Sipil, Air, Bangunan Transportasi dan Jalan Raya). D-IV Jalan Tol juga mengalami hal serupa. Nantinya namanya disesuaikan menjadi D-IV Perancangan Jalan dan Jembatan. Dalam lampiran SK tersebut hanya disebutkan satu nama untuk D-IV, jadi bagaimana kalau akan mengembangkan Konstruksi Gedung atau katakanlah D-IV Atap yang sedang dipersiapkan? Perlu ditanyakan ke Dikti. Yang banyak perubahannya adalah Jurusan Grafika!! Dalam SK tersebut tidak satupun menyebut kata Grafika/ Penerbitan! Yang disebut hanya Desain Grafis. Jurusan lainpun mengalami hal yang sama, perlu penyesuaian nama. Kita tunggu saja…!
(prj)

30 Januari 2008

SIPIL TAMBAH RUANG KELAS

Setelah menunggu cukup lama, sebentar lagi Jurusan Sipil akhirnya mendapat tambahan lokal/ ruangan baru.Gedung B yang biasa digunakan kuliah teori Sipil diperpanjang kearah barat. Nantinya Jurusan Sipil mendapatkan 8 ruangan baru, yang dapat dibuka-tutp sesuai kebutuhan. Ini tentu menggembirakan, karena selama ini Jurusan Sipil ‘dianaktirikan’. Dikatakan demikian karena hanya Jurusan Sipil yang tidak punya gedung sendiri. Satu kelas program Manajemen Konstruksi (MK) bahkan terpaksa menumpang di GSG, dan Program Jalan Tol diungsikan ke gedung Lab. Sipil. Gedung B yang dibangun tahun 1982 dipakai bersama Jurusan Sipil dan Mesin (ruang gambar dan lab. Fisika). Jurusan lain telah menempati gedungnya masing-masing. Bahkan si bungsu Jurusan Grafika telah menempati Gedung megah 4 lantai. Tiap tahun jika ujian tiba Jurusan Sipil selalu bingung mencari ruangan. Jika sudah difungsikan nanti, mudah2an kiranya jurusan Sipil tidak pinjam-pinjam lagi. Namun, yang lebih penting lagi adalah pemeliharaannya. Sekarang ini PNJ perlu mengubah ‘mindset’ bahwa perawatan bangunan itu perlu dan penting!
(prj)

26 Januari 2008

SEPUTAR KAMPUS

BERSIAPLAH BERSEPEDA KE KAMPUS!

Banyak yang berubah di kampus tetangga kita UI. Di seputar kampus kuning itu kini tengah dibangun jalur khusus sepeda. Jalur khusus sepeda ini sangat penting guna menerapkan pola hidup sehat di kalangan mahasiswa dan dosen. Dalam rangka mewujudkan kampus Universitas Indonesia menjadi Green Campus (kampus hijau) dan untuk menuju Word Class Campus (kampus dunia), manajemen UI Depok segera menerapkan sejumlah program unggulan di antaranya adalah jalur khusus sepeda di lingkungan kampus.
Nantinya, seluruh civitas akademika UI akan bersepeda ria memasuki kampus seluas 300 hektar ini. Para mahasiswa dan dosen yang memiliki kendaraan motor atau mobil, tidak diperbolehkan membawa kendaraan mereka masuk ke dalam lokasi kampus.
Kendaraan yang mereka miliki di parkir di pintu masuk kampus yang sudah disediakan tempat parkir. “Bagi mahasiswa yang sudah punya sepeda, dianjurkan untuk menggunakannya. Sedangkan bagi yang tidak punya sepeda, pihak kampus akan memberikan pinjaman,” tutur rektor UI Prof. DR. Gumilar Rusliwa Somantri Pria kelahiran Tasikmalaya ini menambahkan. melihat lokasi kampus UI yang begitu luas, tentu tidak bisa semua dilalui dengan sepeda, untuk itu, kata Gumilar, rektorat akan menyediakan suttle bus yang bisa mengantar dari satu fakultas ke fakultas lain. Semua civitas akademika UI wajib mentaati aturan ini termasuk para tamu.
Bagaimana dengan PNJ? Tentu sudah bersiap menyesuaikan diri kan? Penulis yang baru-baru ini mencoba jalur khusus sepeda itu ternyata nyaman juga. Bebas Polusi! Kalau Jakarta telah menerapkan Free Car Area pada hari Minggu di Jalan Sudirman-Thamrin. Di UI bahkan akan free car di seluruh kampus sepanjang hari. Jadi, bersiaplah bersepeda ke kampus!!
(sumber dari Rakyat Merdeka online/prj)

25 Januari 2008

FORMAT BARU NILAI

Mulai semester ini, PNJ menerapkan format penilaian baru. Pemberian nilai tidak hanya ABCDE seperti selama ini. Format baru memungkinkan kita memberi nilai A, A-,B+,B,B-,C+,C,C-dll. Cara ini diyakini dapat mengangkat IP mahasiswa, sebab untuk mata kuliah tertentu sangat diuntungkan. Berdasarkan nilai yang disampaikan selama ini, memang agak 'lucu'. Ada mata kuliah semua mahasiswanya dapat B semua. Padahal kalau dicermati dengan nilai angka mungkin nilainya 66, 70, 80, 76 dll. Dengan format baru maka pemberian angkapun akan lebih bervariasi.

Bagaimana mendapatkan rumus format nilai yang baru? Mudah saja kok..! Cukup bawa flash-dish Bapak/Ibu Dosen. (Kalau belum punya di AN Expo yang 1 GB hanya 65 ribu rupiah, bukan iklan..lho.,sudah cukup besar dan bisa nyimpen apa saja). Minta copy rumusnya di KPS. Isi atau sesuaikan nama mahasiswa dan berikan/ masukkan nilai tugas, kehadiran, midtest, final test. Jadi...dech. Nggak usah pakai kalkulator lagi...cukup sedikit belajar Excel. Dengan format yang telah disediakan KPS itu, kita juga tahu proses pemberian nilai..Tidak 'ujug-ujug' dapat A atau B tanpa tahu darimana ngitungnya! Jadi di era IT ini semuanya bisa lebih mudah.... Selamat mencoba..!
(prj)