21 Agustus 2008

KEAKRABAN MEWARNAI LOKAKARYA D-IV PERANCANGAN JALAN DAN JEMBATAN

Inilah peserta lokakarya D-IV PJJ Teknik Sipil PNJ 2008

Setelah meluncurkan Program Studi D-IV Perancangan Jalan dan Jembatan (PJJ) dalam Seminar Nasional 8 Agustus 2008 yang lalu, Jurusan Teknik Sipil PNJ menindaklanjuti program studi ini dengan mengadakan Lokakarya Silabus D-IV PJJ di Vila Cokro III Cisarua- Bogor tanggal 20-21 Agustus 2008. Lokakarya diikuti oleh 52 dosen Teknik Sipil PNJ. Lokakarya diisi dengan diskusi dan mendengarkan masukan pengajar kepada pengelola Prodi PJJ ini. Masukan pengajar berkisar kompetensi apa yang harus dimiliki oleh seorang Sarjana Sain Terapan (SST) PJJ ini. Direktur PNJ Prof. Johny Wahyuadi yang hadir malam harinya memberikan pengarahan tentang Jurusan Teknik Sipil ke depan. Pada intinya direktur mengharapkan Jurusan Teknik Sipil dapat menampilkan program studi unggulannya untuk bersaing dalam program hibah Dikti dan menangkap peluang kenaikan anggaran pendidikan yang akan datang. Hari kedua diisi dengan pemaparan kisi-kisi silabus mata kuliah pokok Prodi PJJ ini. Acara inipun diisi dengan diskusi yang hangat.

Lokakarya kali ini juga dimanfaatkan dengan acara meningkatkan keakraban diantara pengajar Teknik Sipil. Yang istimewa lokakarya ini merupakan akhir jabatan bagi Bapak Budi Damianto yang akan digantikan oleh Bapak Sidiq Wacono sebagai calon kajur terpilih. Oleh panitia kedua kajur dan calon kajur dihadiahi kemeja dan topi yang sama dengan harapan Ketua Jurusan baru dapat melanjutkan prestasi baik yang dicapai selama ini bahkan meningkatkan lagi serta mempertahankan Jurusan Teknik Sipil menjadi jurusan terbaik di PNJ.

Selain acara resmi lokakarya, malam harinya diisi dengan hiburan organ tunggal, yang menampilkan dua penyanyi muda yang dapat menghibur peserta lokakarya. Beberapa dosen yang biasa berkaraoke termasuk Prof. Johny menunjukkan kemampuan vocalnya dengan diiringi live music, sedangkan yang lainnya menikmati hidangan malam yang beragam. Hari kedua pagi hari, diadakan jalan santai menuju Air terjun Agricon Cisarua. Jalan santai ini diikuti sebagian pengajar saja yang memang rajin berolah raga. Berjalan naik-turun bukit selama 2,5 jam menikmati pemandangan alam yang menawan memang melelahkan namun menyehatkan. Berbagai foto indah menjadi kenangan yang tak terlupakan.

(prj)

Tidak ada komentar: